Warga Sendangguwo Ikut Awasi Layanan Publik

“Layanan publik adalah hak masyarakat dan masyarakat harus peduli sehingga pemerintah sebagai penyedia layanan dapat optimal dalam menjalankaan kewajibannya,” jelas Anisa, pegiat Pattiro Semarang saat menjelaskan tentang pentingnya partisipasi masyarakat dalam layanan publik di Balai Posyandu RT 2 RW I Sendangguwo pada Minggu, (15/9).

Kegiatan sosialisasi yang dihadiri sekitar 20 warga ini, bertujuan untuk memberi  pemahaman kepada masyarakat bahwa peran mereka sangat penting dalam peningkatan kualitas layanan publik yang disediakan oleh pemerintah khususnya di  Kota Semarang.

Cara yang paling mudah bagi masyarakat dalam upaya peningkatan kualitas layanan tersebut, yaitu menyampaikan aspirasi melalui sebuah sistem online.  Di Kota Semarang, kita mengenal adanya Lapor Hendi. Sejak sistem itu dibentuk dan disosialisasikan ke masyarakat, banyak aduan yang masuk ke pemerintah untuk ditindaklanjuti.

“Dengan adanya kanal pengaduan itu, kami menjadi tahu apa yang menjadi keluhan dan keinginan masyarakat sebagai pengguna layanan publik,” kata Sucahyo Kuswirantomo, perwakilan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Semarang, saat membuka kegiatan tersebut.

Tidak hanya di daerah, nyatanya pemerintah pusat juga telah membuat sistem aduan online.  Sistem tersebut bernama LAPOR (Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat). Masyarakat secara luas dapat mengakses aplikasi tersebut dengan mudah.  Tidak hanya aplikasi, masyarakat juga bisa mengirimkan aduannya melalui website atau pesan sigkat (SMS). Sistem ini terintegrasi dengan seluruh instansi di Indonesia yang meliputi Pemerintah Daerah, Lembaga Pemerintah, Kementrian, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Warga Sendangguwo yang hadir dalam kegiatan tersebut, sangat antusias dalam menggunakan sistem yang baru mereka dengar ini. “Saya baru tahu ada sistem seperti ini. Kini masyarakat dapat dengan mudah menyampaikan keluhannya kepada pemerintah,” kata Pak Ali, salah seorang peserta.

Di waktu yang sama, Anisa  juga mengajak peserta untuk mengirimkan aduan melalui aplikasi di ponsel atau dengan pesan singkat. Cara ini dinilai lebih mudah bagi masyarakat pada umumnya. “Masyarakat tidak perlu bingung lagi untuk menyampaikan aspirasinya, karena sudah ada LAPOR yang bisa diakses oleh siapa saja dan dimana saja” pungkas Anisa.

Kegiatan sosialisasi ini akan berlanjut di beberapa Kelurahan. Tidak hanya di wilayah pemukiman, PATTIRO Semarang juga akan mengadakan kegiatan serupa di beberapa kampus di Kota Semarang. Sehingga setiap elemen masyarakat bahkan pemudanya semakin peduli terhadap layanan publik yang diterima.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *