Sekolah Relawan Integritas, Pencetak Aktivis Sosial yang Teruji

Pattiro Semarang didukung oleh Transparency International Indonesia melaksanakan kaderisasi melalui Sekolah Relawan Integritas (Selaras). Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari dari 30 November hingga 2 Desember tersebut berlokasi di Limbangan, Kendal. Kegiatan tersebut diikuti oleh 13 pemuda dengan latar belakang pendidikan S1, S2 dan umum. Untuk meningkatkan kemampuan peserta, kegiatan diisi langsung Koko Handoko dari KPK; Widi Heriyanto, pendiri Pattiro Kendal; Widi Nugroho, Senior Pattiro Semarang; Wawan Suyatmiko, Peneliti TI Indonesia; dan Hendrik Rosdinar, Aktivis YAPPIKA.

Tahun ini merupakan tahun ketiga pelaksanaan Selaras. Tema yang diusung tahun ini yaitu potensi korupsi di pengadaan barang dan jasa pemerintah. Beberapa materi yang disampaikan dalam pelatihan berkaitan dengan potensi korupsi pengadaan, peran pemuda dalam mencegah korupsi pengadaan, dampak korupsi pengadaan dalam perspektif gender, dll. Sebagai bahan pembelajaran lapangan, peserta diajak untuk berdiskusi dengan Stakeholder Desa Gondang terkait pengadaan barang dan jasa pemerintan desa.

Dalam rangka meningkatkan kapasitas peserta, pelatihan akan diadakan lagi dalam jangka waktu tiga bulan yang akan datang. Sebagai bahan memperdalam kapasitas peserta, selama rentang waktu tersebut setiap kelompok yang terdiri dari 3-4 peserta akan melaksanakan proyek sosial. Tema proyek sosial diserahkan kepada peserta. Mereka bebas menentukan sendiri objek yang akan dipilih. Mereka harus bertanggungjawab mulai dari merencanakan proyek, mencari data pendukung, melaksanakan penelitian, dan menuliskan pelaporan. Selanjutnya, proyek sosial yang mereka kerjakan akan dievaluasi kemudian di pelatihan kedua. [MS]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *