Pattiro Semarang Gandeng CSO dan Pemkot Semarang Melengkapi Baseline Research

Pattiro Semarang didukung Transparency International Indonesia melaksanakan FGD Baseline Research pada Rabu (21/11). FGD tersebut merupakan tindak lanjut atas pembuatan baseline research pada bulan Oktober 2018. FGD dihadiri oleh CSO di Kota Semarang seperti LBH Semarang, LRC-KJHAM, AJI Semarang, dan juga Pemerintah Kota Semarang yaitu RSUD Kota Semarang, Dinkes Kota Semarang, Inspektorat Kota Semarang, Bappeda Kota Semarang, Disdik Kota Semarang,dan DP3AKB Kota Semarang.

Dalam pembukaannya, Direktur Pattiro Semarang, Widi Nugroho berharap nantinya ada pemetaan Pengarusutamaan Gender dan resiko korupsi di sektor pendidikan dan kesehatan di Kota Semarang, ujarnya. Lebih lanjut beliau mengungkapkan hasil dari baseline research nantinya akan diserahkan ke Pemerintah Kota Semarang untuk perbaikan layanan dan proses pendampingan ke depan. Kegiatan yang dihadiri sekitar 20 peserta tersebut dimulai dengan pemaparan hasil sementara baseline research. Tanti Budi Suryani, sebagai peneliti mengungkapkan dalam jangka waktu 2013-2018  trend anggaran kegiatan responsif gender yang dialokasikan rata-rata sebesar 2%, sedangkan di sektor pendidikan anggaran untuk kegiatan responsif gender hanya  sebesar 0.03% dari total belanja program dan kegiatan sektor pendidikan.

Dalam FGD lebih lanjut ditanyakan terkait kepastian transpatansi dalam PBJ. Pihak RSUD Semarang mengungkapkan bahwasannya Rumah sakit punya Sistem Pengawas Iinternal (SPI), namun pada prinsipnya kembali lagi ke SDM, sistem dan alur. Tugas SPI melakukan monev dan bertanggung jawab langsung ke direktur. Dinas kesehatan Kota Semarang, mengungkapkan di tahun 2018 terdapat 2000 paket dan hampir semua dibawah 200 juta terutama pengadaan fisik sehingga menggunakan Penunjukan Langsung (PL) terkait dengan barang sudah menggunakan e-katalog. Untuk trasnparansi Dinkes melakukan perbandingan vendor dan memilih yang paling murah. [MS]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *