674 Anak Guru Melenggang Mulus di PPDB SMA/SMK Jateng

PPDB menjadi isu utama yang dibahas 2 minggu terakhir. Selain tentang SKTM yang digunakan untuk mendaftar, dalam urutan prioritas, anak guru menjadi prioritas utama untuk diterima dimana orangtuanya mengajar di satuan pendidikan tersebut. Tercatat sejumlah 674 anak guru otomatis masuk dalam PPDB SMA/SMK tanpa pertimbangan nilai dan zonasi.

Ketentuan dalam Pergub. 64 tahun 2018 tentang PPDB pasal 13 memang menyebutkan anak guru mendapatkan prioritas itu. Namun ketentuan ini sebenarnya berbeda dengan Permendikud No. 14 tahun 2018 pasal 14 yang menyebutkan bahwa dalam seleksi siswa baru jenjang SMA hanya memperhatikan jarak tempat tinggal, SHUN SMP, dan prestasi akademik maupun non akademik lainnya. Proses masuknya anak guru ini ada kekurangan dimana guru sebagai panitia (verifikator) juga sebagai pendafar jadi terlihat kurang independen dan masyarakat tidak mengetahuinya.

Data rekapitulasi posko PPDB Jateng 2018 PATTIRO Semarang dan Relawan Integritas pada tanggal 08 Juli 2018 menyebutkan bahwa mayoritas anak guru berminat masuk IPA sejumlah 376 siswa, kedua SMK sejumlah 159 siswa dan ketiga IPS sejumlah 139 siswa. Kota terbesar penyumbang anak guru adalah Kabupaten Cilacap dengan jumlah 41 siswa, dan paling sedikit Kota Pekalongan, Purbalingga, dan Wonosobo masing-masing hanya 6 siswa untuk SMA. Sementara untuk jenjang SMK paling banyak penerima anak guru di Kota Semarang yaitu 20 Siswa; paling sedikit Kota Tegal, Kabupaten Tegal dan Magelang, yaitu 0. Untuk jenjang SMA ada penambahan 12 siswa yang terdaftar sebagai anak guru yang dari data sebelumnya 503 siswa per 4 Juli 2018.

PATTIRO Semarang menyarankan untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah :

  1. Merevisi Pergub no. 64 tahun 2018 dengan menghilangkan pertimbangan anak guru sebagai bagian prioritas yang diterima karena tidak sesuai dengan azas keadilan dan pemerataan.
  2. Melakukan verifikasi terhadap seluruh anak guru yang terdaftar dalam PPDB sesuai dengan fakta atau tidak. []

 

Baca juga:
http://jateng.tribunnews.com/2018/07/08/pattiro-temukan-674-anak-guru-diterima-langsung-saat-ppdb-tanpa-pertimbangkan-nilai-dan-zonasi

Melenggang, 674 Anak Guru Diterima SMA/SMK Negeri Tanpa Seleksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *