Pentingnya Pelatihan Memahami Transparansi Beneficial Ownership

SEMARANG – PATTIRO Semarang bersama dengan jejaring anti korupsi di Jawa Tengah, Jawa Timur dan DIY menggandeng Publish What You Pay (PWYP) Indonesia, berinisiatif untuk menyelenggarakan Pelatihan Memahami Beneficial Ownership (BO) dan Pemetaan Kepemilikan Korporasi Sebagai Upaya Mencegah Korupsi (27-28/03).

Bertempat di Kantor Walhi Jateng peserta pelatihan ini dihadiri oleh Jejaring Anti Korupsi diantaranya Pattiro Semarang, WALHI Jateng, PERMAHI, LBH Semarang, FNKSDA, LRC-KJHAM dan AJI Semarang serta peserta yang terbuka dari kalangan umum.

Dalam Pelatihan ini diajarkan cara implementasi transparansi pengungkapan BO sekaligus menjadi momentum bagi Pegiat anti korupsi untuk mendorong pencegahan dan penindakan korupsi. Khususnya yang terkait kejahatan korporasi yang dibungkus dengan struktur kepemilikan yang rumit dan bertingkat sehingga berpotensi menjadi modus tindak pidana korupsi.

Keterbukaan BO akan mempermudah pemerintah untuk mengejar potensi pendapatan negara yang hilang akibat adanya penghindaran pajak.

“Yang perlu dilakukan, bukan pengungkapan Direksi korporasi, tetapi pengungkapan BO,” ujar Aryanto Nugroho, trainer muda PWYP Indonesia.  Jika identitas BO tersamarkan, akan berdampak pada berkurangnya pajak perusahaan, sehingga keuntungan untuk BO menjadi aman.

Peserta pelatihan ini dihadiri oleh Jejaring Anti Korupsi diantaranya Pattiro Semarang, WALHI Jateng, PERMAHI, LBH Semarang, FNKSDA, LRC-KJHAM dan AJI Semarang serta masyarakat umum

“Biasanya yang terkena atau tersandung masalah pajak adalah Dewan Direksinya, kemudian izin usaha perusahaan dicabut, sementara BO nya bisa membuat perusahaan baru lagi,”  lanjut Aryanto.

Mengungkap BO juga dapat menghindari monopoli dan mencegah conflict of interest dalam kepemilikan sumber daya publik, seperti dalam kepemilikan Izin Usaha Pertambangan (IUP), Izin Usaha Perkebunan dan sebagainya. (IS/NH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *