Protes Keras Pernyataan Gubernur Jawa Tengah Yang Mengamini Praktek Korupsi

Protes Keras Pernyataan Gubernur Jawa Tengah Yang Mengamini Praktek Korupsi

299
0
SHARE

Sebagaimana diberitakan Harian Suara Merdeka, 21 Maret 2012, bahwa Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo menilai apa yang dilakukan Wali Kota Semarang Soemarmo bukan untuk kepentingannya sendiri. Bibit membandingkan kasus Soemarmo dengan korupsi yang dilakukan mantan Bupati Sragen Untung Wiyono. “Ini berbeda, Pak Untung itu menyalahgunakan anggaran untuk kepentingan pribadinya. Kalau Pak Marmo kan tidak, dia terpaksa melakukan ini untuk kepentingan masyarakat agar semuanya berjalan baik,” katanya. Kami menilai, pernyataan Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo tersebut :

1. Merupakan pernyataan kontra produktif yang menunjukkan tidak adanya dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi yang sedang gencar dilakukan oleh seluruh komponen bangsa ini. 

2. Tidak memberikan contoh dan teladan bagi penegakan hukum atas kasus korupsi, akan tetapi malah mendukung terjadinya pelanggaran hukum (korupsi) yang mengatasnamakan kepentingan rakyat.  

3. Mencerminkan keberpihakan, tidak independen dan merupakan upaya intervensi terhadap penanganan kasus korupsi oleh KPK yang melibatkan Walikota Semarang.

4. Mencederai rasa keadilan masyarakat Jawa Tengah, khususnya masyarakat Kota Semarang karena pernyataan tersebut “seolah-olah” kepentingan masyarakat terpenuhi dengan jalan melawan hukum (korupsi)

 

Oleh karena kami, KP2KKN Jawa Tengah, PATTIRO Semarang dan KAMMI Jawa Tengah :

1. Mengecam pernyataan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo yang “mengamini” praktek korupsi yang mengatasnamakan kepentingan masyarakat

2. Menuntut Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mencabut pernyataan tersebut

3. Menuntut Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo meminta maaf kepada seluruh masyarakat Jawa Tengah 

Semarang, 21 Maret 2012

KP2KKN Jawa Tengah (Windy Setyawan Putra, 085640808024)

PATTIRO Semarang (Aryanto Nugroho,081326608343)

KAMMI Jawa Tengah (Arief Eka Atmaja 081326044457)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY